• PRAMUKA
  • PALANG MERAH REMAJA
  • PRESTASI
  • DEWAN PENGGALANG

SELAMAT DATANG DI SMP NEGERI 2 BANGIL

Pencarian

Kontak Kami


SMP NEGERI 2 BANGIL

NPSN : 20519170

Jl.Bader No.2 Kalirejo Bangil 67153 Kabupaten Pasuruan


info@smpn2bangil.sch.id

TLP : (0343) 741977


          

Prestasi Siswa


Juara OSN 2016

Profesor Toshiko Kinosita mengemukakan bahwa sumber daya manusia Indonesia masih sangat lemah untuk mendukung perkembangan industri dan ekonomi. Penyebabnya karena pemerintah selama ini tidak pernah menempatkan pen...



:: Selengkapnya

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 427935
Pengunjung : 158946
Hari ini : 148
Hits hari ini : 557
Member Online : 0
IP : 3.215.16.238
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

PPDB SMPN 2 BANGIL 2024

Tanggal : 09/03/2024

 

 

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Pendaftaran PPDB Tahun Pelajaran 2024/2025 dilaksanakan secara online terpusat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan , silahkan klik link berikut untuk mendaftar  :


https://ppdb.pasuruankab.go.id/    

mohon yang dicantumkan sewaktu daftar online yaitu nomer WA yang aktif agar panitia mudah untuk menghubungi

 

  1. WAKTU DAN PELAKSANAAN PPDB (SMP)

 

Kegiatan

Tanggal

Keterangan

Tahap 1 (Jalur Prestasi, Afirmasi dan Perpindahan Orang Tua)

a.

Pengumuman Pendaftaran PPDB

7– 23 Maret 2024

Publikasi: - Kepala Sekolah SD- Orang Tua/Wali

b.

Pendaftaran

25– 30 Maret  2024

- 24 jam (daring)

- Pukul 07.00 – 12.00 WIB pada hari kerja (luring untuk sekolah tertentu)

c.

Pengumuman penetapan peserta didik baru

1 April 2024

Pukul 10.00 WIB

d.

Daftar Ulang

2 – 5 April 2024

Pukul 07.00 – 12.00 WIB

Tahap 2 (Jalur Zonasi)

a.

Pendaftaran

6 – 11 Mei 2024

24 jam (daring)

Pukul 07.00 – 12.00 WIB pada hari kerja (luring untuk sekolah tertentu)

b.

Pengumuman Penetapan Peserta Didik Baru

13 Mei 2024

Pukul 10.00 WIB

c.

Daftar Ulang

14 – 18 Mei 2024

Pukul 07.00 – 12.00 WIB

 

Link Pendaftaran login ke situs:ppdb.pasuruankab.go.id

 

Persyaratan umum calon peserta didik baru kelas 7 (tujuh) SMP:

 

1.Berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli tahun 2024 yang

dibuktikan dengan akta kelahiran:

  1. Telah menyelesaikan kelas 6 (enam) SD atau bentuk lain yang sederajat:
  2. Merupakan lulusan SD atau bentuk lain yang sederajat atau lulusan tahun sebelumnya yang dibuktikan dengan ijazah atau dokumen lain yang menyatakan kelulusan misalnya surat keterangan lulus (SKL):
  3. Melampirkan rekap nilai rapor kelas IV (semester 1 dan 2), kelas V (semester dan 2), kelas VI (semester 1) yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan distempel basah.
  4. Telah mengikuti program BTQ/program keagamaan non muslim sesuai kepercayaan masing-masing yang dibuktikan dengan piagam.

 

  1. Telah atau sedang menempuh Madrasah Diniyah bagi calon peserta didik muslim dari Kabupaten Pasuruan yang dibuktikan dengan ijazah Madrasah Diniyah atau Surat Keterangan menempuh Madrasah.

 

  1. JALUR AFIRMASI (15%)
  2. Jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dan penyandang disabilitas tertentu (sesuai dengan kemampuan sekolah) yang berdomisili di dalam wilayah zonasi sekolah yang bersangkutan:
  3. Kuota jalur afirmasi untuk jenjang SMP adalah 15% (lima belas persen) dari daya tampung sekolah:
  4. Bukti keikutsertaan calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu yang dapat digunakan antara lain Kartu Program Indonesia Pintar (PIP)/Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)/Kartu Peserta Program Keluarga Harapan (PKH) yang masih aktif,
  5. Calon peserta didik baru dari penyandang disabilitas hanya dapat mendaftar PPDB melalui jalur afirmasi penyandang disabilitas:

 

  1. Jalur afirmasi penyandang disabilitas hanya diperuntukkan bagi calon peserta didik baru dari penyandang disabilitas dengan kategori disabilitas ringan dan mempunyai hasil asesmen awal (asesmen fisik/psikologis, Akademik, Fungsional, Sensorik dan Motorik oleh Dokter, Dokter Spesialis, Psikolog, dan/atau kartu Penyandang Disabilitas yang dikeluarkan oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang sosial) dan surat keterangan Kepala Sekolah asal yang menerangkan kelompok difabel (netra,rungu, grahita, daksa, laras, down syndrome, autis, slow learning, ganda) calon peserta didik serta telah menyelesaikan pendidikan jenjang sebelumnya:
  2. f. Calon peserta didik yang mendaftar melalui jalur afirmasi melampaui jumlah kuota jalur afirmasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah, maka penentuan penerimaan peserta didik dilakukan dengan memprioritaskan jarak tempat tinggal calon peserta didik yang terdekat dengan sekolah:
  3. g. Apabila kuota jalur afirmasi belum terpenuhi, maka sisa kuota jalur afirmasi dimasukkan dalam jalur zonasi.

 

  1. JALUR PERPINDAHAN ORANG TUA / WALI (MAKSIMAL 5%)
  1. Jalur perpindahan tugas orang tua/wali diperuntukkan bagi calon peserta didik baru, yang terdiri dari Pindah Tugas Orang TuaWali dan Anak Guru/Tenaga Kependidikan yang berdomisili di dalam wilayah zonasi dan/atau wilayah luar zonasi,
  2. Kuota jalur perpindahan tugas orang tua/wali adalah 5% (lima persen) dari daya tampung sekolah:
  3. Jalur perpindahan tugas orang tua/wali diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang mengikuti perpindahan tugas orang tua/wali ke Kabupaten Pasuruan

dibuktikan dengan :

 

 

  1. a) Surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, dan/atau perusahaan berbadan hukum yang mempekerjakan: dan
  2. b) Surat keterangan pindah domisili (SKPD) orang tua/wali dan calon peserta didik.
  3. c) Perpindahan tugas orang tua/wali yang digunakan sebagai dasar seleksi dalam jalur pindah tugas orang tua/wali paling lama 1 (satu) tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB tahap I tahun 2024:
  4. d) Jalur PPDB Anak Guru/Tenaga Kependidikan diperuntukkan bagi Anak Guru/Tenaga Kependidikan baik ASN/Non ASN dan mendaftar di satuan pendidikan tempat orang tuanya bertugas dengan melampirkan surat tugas dari Kepala Satuan Pendidikan tempat orang tuanya bertugas:
  5. e) Apabila pendaftar dalam satu sekolah melebihi kuota yang tersedia maka pemeringkatan berdasarkan jarak domisili terdekat, usia yang lebih tua, dan waktu pendaftaran:
  6. f) Dalam hal terdapat sisa kuota jalur perpindahan tugas orang tua/wali maka sisa kuota dapat dialokasikan untuk calon peserta didik pada jalur anak guru/tenaga kependidikan:
  7. g) Apabila kuota jalur perpindahan tugas orang tua/wali belum terpenuhi, maka sisa kuota jalur perpindahan tugas orang tua/wali dimasukkan dalam jalur zonasi.

 

  1. JALUR PRESTASI (SISA KUOTA / MAKSIMAL 30%)
  2. Jalur prestasi diperuntukkan bagi pendaftar wilayah dalam zonasi, wilayah luar zonasi dalam 1 (satu) kabupaten dan luar kabupaten/kota berbatasan. Untuk pendaftar dari wilayah luar zonasi antar kabupaten/kota berbatasan diberikan kuota maksimal 5% dari daya tampung jalur prestasi,
  3. Jalur prestasi terdiri dari prestasi hasil lomba baik akademik maupun non akademik dan prestasi nilai akademik (rapor):
  4. Kuota jalur prestasi sebanyak 30% (tiga puluh persen) dari daya tampung sekolah yang terbagi atas prestasi hasil lomba sebanyak 10% (sepuluh persen) dan prestasi nilai akademik sebanyak 20% (dua puluh persen) dari daya tampung sekolah:
  5. Bukti atas prestasi akademik atau non-akademik diperoleh dari kompetisi secara perorangan dan beregu (tidak lebih dari 3 orang) yang diselenggarakan oleh: 1) Pemerintah Pusat: 2) Pemerintah Daerah, 3) badan usaha milik negara (BUMN): 4) badan usaha milik daerah (BUMD), dan/atau 5) lembaga lainnya :
  6. Prestasi hasil lomba bidang akademik dan/atau bidang non akademik yang dimaksud adalah:

1) Prestasi hasil lomba bidang akademik terdiri dari:

       Riset dan Inovasi (sains, teknologi, riset, inovasi) yang terdiri dari:

 

  1. a) Olimpiade Sains Nasional (OSN) atau Kompetisi Sains Nasional (KSN):
  2. b) Olimpiade Literasi Siswa Nasional (OLSN),
  3. c) Kompetisi Sains Madrasah (KSM): dan
  4. d) Lomba bidang akademik lainnya.

 

2) Prestasi hasil lomba bidang Non Akademik terdiri dari:

  1. a) Prestasi bidang seni budaya adalah Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).
  2. b) Prestasi bidang olahraga:
  • Ajang Kompetensi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA):
  • Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN):
  • Pekan Olahraga Nasional (PON):
  • Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV):
  • Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS):
  • Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (POPWIL):
  • Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA): dan
  • Paragames Olahraga Nasional.
  1. Prestasi bidang Keagamaan:
  • Musabagah Tilawatil Quran (MTO)
  • Hafidz Al-Guran
  1. Prestasi bidang Pramuka:
  2. Prestasi Lomba bidang non akademik lainnya.

 

  1. Jalur prestasi nilai akademik diperuntukkan bagi calon peserta didik baru jenjang SMP yang sistem penilaiannya diperoleh dari rekap nilai rapor kelas IV (semester 1 dan 2), kelas V (semester 1 dan 2), kelas VI (semester 1) yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan distempel basah: Seleksi jalur prestasi nilai akademik ditentukan berdasarkan nilai akhir yang merupakan jumlah rerata nilai rapor dan skor peringkat peserta didik. Penambahan skor hanya diberikan bagi peserta didik yang memiliki peringkat 1 (satu), 2 (dua) dan 3 (tiga) di kelasnya Dalam hal kuota jalur prestasi hasil lomba tidak terpenuhi, maka dapat dialihkan ke jalur prestasi nilai akademik dan sebaliknya:
  2. Apabila kuota jalur prestasi belum terpenuhi, maka sisa kuota jalur prestasi dimasukkan dalam jalur zonasi.

 

ZONASI MINIMAL 50%

  1. Jalur zonasi diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang berdomisili di dalam wilayah zonasi,
  2. Penatapan wilayah zonasi dilakukan oleh Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya dengan prinsip mendekatkan domisili peserta didik dengan sekolah:
  3. Kuota jalur zonasi jenjang SMP paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari daya tampung sekolah:
  4. Sistem perangkingan berdasarkan jarak yang ditarik dari titik pusat koordinat sekolah dengan domisili tempat tinggal/rumah calon peserta didik sesuai Kartu Keluarga menggunakan google maps.
  5. Apabila pendaftar dalam satu sekolah melebihi kuota yang tersedia maka pemeringkatan berdasarkan jarak domisili terdekat, usia yang lebih tua, dan waktu pendaftaran:
  6. Apabila Kuota jalur zonasi SMP masih belum terpenuhi, maka sisa kuota dapat dipenuhi dari calon peserta didik baru yang mendaftar jalur zonasi di sekolah tujuan berdasarkan jarak terdekat yang memenuhi syarat dan belum diterima di SMP Negeri lain:
  7. Pemenuhan kuota jalur zonasi SMP diumumkan setelah pelaksanaan daftar ulang jalur zonasi SMP.

 

Demikian Pemberitahuan ini atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan terima kasih.

 

 



Kembali ke Atas


Info Sekolah Lainnya :